Parent With No Property

Orangtua Yang Miskin Pun Dapat Memberikan Sayap Bagi Anaknya 
-------

Pengantar :

Buku ini menceritakan tentang kisah seorang ayah di Korea, Penulis dan pekerja serabutan, dari sebuah keluarga yang berada di level 2 dari bawah atas 4 Level Tingkat Kemiskinan Ekonomi. 

Untuk menulis tidak selalu bisa lahir seketika butuh proses. Sehingga sang Ayah menunggu jeda lahirnya buku selalu bekerja serabutan. 

Namun anak - anaknya tetap bangga. Mereka tak pernah hirau akan kapasitas ayahnya. Setiap ditanya orang apa profesi ayahmu tanpa berpikir detik anaknya menjawab, PENULIS. 

Walau tak pernah ada anaknya tahu buku apa yang sudah lahir dan ditulis. 

Mengapa bisa demikian? 
Ayah miskin itu ternyata ayah bijak dalam kata. Anaknya sangat menghargai hal itu.

------
Cuplik Buku
---------
Yang dapat digambarkan dari isi buku ini bahwa : 
1. Orangtua Miskin Sekalipun Pasti Mempunyai Impian 

2. Orangtua Miskin itu modalnya Tetap ulet Tanpa Batas Waktu 

3. Orangtua Miskin itu harus Sadar, bahwa Mengontrol Nilai Itu Sama Dengan Mengontrol Kehidupan.

4. Orangtua Miskin itu harus memahami bahwa Anak Yang Sedang Berdiri di Tepi Jurang adalah anak yang harus didukung dalam Belajar untuk mengepakkan Sayapnya.
-------
Tips 
-------
Banyak orang miskin TETAP SAJA MISKIN meskipun sudah TWO JOBS. Namun diam - diam mereka tetap memiliki impian besar. 

Bagaimana seorang ayah miskin dapat menjadi fasilitator hebat bagi anaknya semakin cerdas ?

✅ Memberi waktu untuk memuji anak. Cari momentum spesifik untuk dapat memujinya. Hanya boleh memberi pujian ketika memang harus memberikan pujian.
Contoh :
"Kalau terus seperti ini, Kau Pasti jadi yang Terbaik." 

✅Jangan memberi nasihat yang membuat anak sulit tidur. Meskipun sudah berusaha keras sekuat tenaga, kalau tidak tidur maka akan ada masalah pada tubuh dan otak kita. Maka sebagai orangtua sadarlah mengemas kata sehingga anak dapat tenang melewati harinya. 

✅ Kalau ingin memberi tahu anak-anak, beri tahulah kepada isi hatinya. Dengarkanlah setiap pembicaraan anak yang secara khusus ia minta minimal 5 menit. Jangan sanggah, jadilah pendengar yang baik. Beri penguatan sentuhan pada hatinya.
"Nak, apapun yang kamu paparkan, ayah hanya ingin kamu tahu, detak hati ini tidak mengharapkan kamu hidup seperti ayah." 

-----
Semoga bermanfaat. Yuni.

Comments

Popular posts from this blog

Melamun Salah Kah ? Jangan Membunuh Proses Anak Merajut Impian

Sentuhan Khusus Dalam Goal Pembicaraan Setiap Mesin Kecerdasan

Tips memilih Tempat Penitipan Anak